13 Fakta Sejarah Tahun Baru Imlek Yang Harus Diketahui

Sebentar lagi sudah mau Imlek, waktunya liburan telah tiba diantara pembaca pasti ada yang merayakannya, namun sebelum hari imlek tiba berikut kita berikan fakta sejarah tahun baru imlek di Indonesia yang dirangkum dalam 13 nomor dibawah ini

1. Tanggal selalu berubah setiap tahun

Ini dikarenakan imlek mengikuti sistem pertanggalan yang berbasis pergerakan bulan atau biasa disebut lunar calender, biasanya jatuh di pertengahan bulan Januari hingga pertengahan Februari setiap tahunnya. Di 2019 ini kebetulan jatuh pada tanggal 5 Februari 2019

2. Tahun baru, Shio Baru

Pada budaya China sendiri pasti kalian sudah pernah dengar dengan namanya shio, biasanya shio berhubungan dengan karakter dan peruntungan seseorang berdasarkan waktu lahir.

Shio sendiri dilambangkan dengan 12 macam hewan seperti tikus, kerbau, macam, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing dan babi, pada tahun 2019 sendiri merupakan tahun babi

3. Perayaan Imlek hingga 15 Hari lamanya

Puncak acara dari imlek sendiri jatuh pada hari pertama dan setelah 15 hari akan dirayakan festival cap go meh atau nama lainnya lantern festival untuk versi internasionalnya yang menandakan akhir dari perayaan imlek itu sendiri

4. Mempunyai Nama Lain Festival Musim Semi

Karena imlek biasanya jatuh pada akhir musim dingin dan masuk musim semi atau spring, maka mempunyai nama lain yaitu festival musim semi

5. 20% Populasi Dunia Merayakan

Seperti yang kita tahu negara China sendiri mempunyai populasi terbesar di dunia itu belum termasuk negara lain yang mempunyai populasi chinese ataupun keturunan yang cukup besar seperti Hongkong, Taiwan, Vietnam, Singapore, Malaysia termasuk Indonesia dan negara lainya yang mempunyai chinese town.

Belakangan ini perayaan imlek dikota kota besar dunia juga semakin meriah seperti kota Newyork, London, Vancouver yang menjadikan Imlek salah satu perayaan yang paling besar didunia

6. Hari libur paling lama

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya imlek di negara China berlangsung selama 15 hari dan rata rata pekerja mempunyai libur hingga 12 hari belum termasuk pelajar yang mendapatkan libur 1 bulan penuh dari sekolah maupun universitas dikarenakan berdekatan dengan liburan musim dingin.

Sama seperti halnya lebaran di Indonesia, Imlek juga menjadi ajang untuk mudik ke rumah untuk bertemu keluarga tercinta, hal ini menggerakan transportasi satu negara yang memecahkan rekor dunia sebagai migrasi tahunan terbesar didunia dengan total perjalanan hingga 3 milliar tiket termasuk dari pesawat, kereta, bus, kapal laut.

7. Makan Malam Bersama Itu Wajib

Sudah menjadi tradisi yang panjang untuk makan malam bersama keluarga untuk merayakan tahun baru dan melepas juga mensyukuri tahun yang telah lalu, makan malam ini sendiri adalah moment paling penting dalam perayaan imlek

Tradisi Imlek - Budaya Makan Malam Bersama Keluarga Di Malam Imlek
Tradisi Imlek – Budaya Makan Malam Bersama Keluarga Di Malam Imlek

8. Penggunaan Petasan Terbesar di Dunia

Kembang api dan petasan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dalam sejarah tahun baru imlek, semua keluarga bersama sama menyalakan kembang api dan petasan untuk memeriahkan perayaan tahunan ini, seiring dengan jumlah populasi terbanyak pengunaan petasan dalam fesival imlek ini juga menjadi terbesar di dunia

9. Pernak Pernik Serba Merah

Mungkin kamu sudah ga heran, jika melihat perayaan imlek semua pasti serba merah, mulai dari amplop, lentera, baju, hiasan hiasan dan lainnya, dikarenakan warna merah itu simbol dari kebahagiaan, kesejahteraan, keberuntungan dan penolak ketidakberuntungan. Jika kalian perhatikan mirip mirip ketika perayaan natal yah serba merah

Lihat juga artikel tentang: Arti Warna Dalam Budaya China

10. Sempat dilarang di China

Percaya atau tidak, perayaan Imlek sempat dilarang di China. Pada tahun 1912, ketika Republik China berdiri, namanya diganti jadi Festival Musim Semi dan tahun barunya mengikuti kalender Masehi. Banyak kaum intelektual kurang setuju.

Saat Partai Komunis China berkuasa tahun 1949, Imlek malah sempat dilarang sama sekali. Imlek dinilai berbau feodal dan berlandaskan agama, tidak cocok dengan semangat komunis yang atheis. Namun pelarangan itu hanya terjadi beberapa tahun saja.

11. Awalnya dari Petani

Awal perayaan Imlek berasal dari masyarakat agraris di China zaman dahulu. Musim semi adalah awal untuk mulai bertani, setelah musim dingin berlalu. Setiap bertemu musim semi, hal itu ditandai sebagai satu putaran tahun.

Di awal musim semi itulah mereka berdoa untuk tahun yang lebih sejahtera dan panen berlimpah. Kemudian ditambah lagi berdoa untuk Dewa Dapur, Dewa Kemakmuran dan seterusnya.

12. Sudah 3800 Tahun

Dalam sejarah tahun baru Imlek, atau tradisi Perayaan Musim Semi suda berumur 3.800 tahun di China. Tepatnya pada zaman Dinasty Shang (abad ke-17 SM). Jejaknya pun bisa ditelusuri dari tradisi penyembahan dewa dewi melalui kurban dalam wujud makanan, pakaian dan hasil panen sebagai bentuk syukur.

Namun sejak zaman Pemerintahan Kaisar Wudi saat Dinasti Han (202 SM- 220 M), penetapan Tahun Baru Imlek mulai diluruskan mengikuti kalender China. Dimana dalam prakteknya menjadi rujukan hingga kini.

13. Guo Nian Hao adalah salam paling umum

Buat kamu yang ingin tau bagaimana cara mengucakpan selamat tahun baru imlek di negara China sendiri orang orang biasanya menggunakan “guo nian hao” untuk memberikan selamat tahun baru imlek, di Indonesia sendiri kata kata yang paling sering di dengar ketika imlek adalah “gong xi fa cai” atau beberapa varian kata seperti “kiong hi fat chai” yang mempunyai arti selamat dan sejahtera

Fakta Imlek- Bagaimana Mengucapkan Salam Ketika Imlek - Guo nian hao- Gong Xi Fa Cai - Salam Paling Umum Ketika Imlek
Fakta Imlek- Bagaimana Mengucapkan Salam Ketika Imlek – Guo nian hao- Gong Xi Fa Cai – Salam Paling Umum Ketika Imlek

14. Barongsai

Fakta terakhir dalam sejarah tahun baru imlek adalah kehadiran barongsai yang identik dengan wujud singa dengan tubuh bersisik layaknya naga dengan warna-warni mencolok. Kenapa barongsai bentuknya singa?

Menurut kepercayaan orang China kuno, tarian barongsai menjadi cara untuk mengusir setan dan roh jahat. Di mana sebelumnya barongsai telah diberkati lebih dulu di Kelenteng.

Secara harafiah, barongsai adalah perwujudan dari Nian yang disebut sebagai monster berbentuk singa. Dalam bahasa Mandarin, Nian juga memiliki arti tahun.

Barongsai singa adalah perwujudan dari tahun yang akan berlalu. Oleh sebab itu, mayoritas etnis Tionghoa menyebut kata Guo Nian yang memiliki arti melewati tahun atau selamat tahun baru.

Semoga artikel tentang Sejarah Tahun Baru Imlek ini dapat menambah wawasan dan pengatahuan kalian ya, Guo Nian Hao dan juga Gong Xi Fa Cai

Konsultasi Pendidikan Taiwan?Hubungi Kami